4 Cara Mencegah Kehamilan Secara Efektif

Semakin banyaknya pilihan untuk mengetahui cara mencegah kehamilan dengan langkah terbaik memang cukup membingungkan sekali. Tentunya Anda juga harus sering melakukan konsultasi sebelum mengambil sikap mengenai metode apa atau alat kontrasepsi mana yang akan dipilih. Solusi untuk mencegah kehamilan secara efektif akan dibahas pada kesempatan kali ini.

Dewasa ini pemakaian alat kontrasepsi yang sesuai dan tepat tentu akan memberikan efek keinginan menunda kehamilan menjadi lebih efektif. Selain menyediakan sejumlah obat untuk keadaan darurat, di rumah sebaiknya Anda juga harus menyediakan pil kontrasepsi darurat seperti Andalan Postpil.

Andalan Postpil memang merupakan salah satu media yang paling berguna untuk merencanakan kehamilan. Meskipun hanya digunakan untuk sekali waktu, tetapi jika rutin dikonsumsi keinginan untuk menunda kehamilan pun menjadi lebih efektif.

Pemakaian Andalan Postpil memang harus selalu diminum dalam kisaran waktu 120 jam ketika anda sudah melakukan hubungan intim tanpa menggunakan pengaman, namun efektifitas obat akan semakin menurun setelah 3×24 jam, untuk itu semakin cepat dikonusmsi semakin baik. Di dalam penelitian, pemakai Andalan Postpil dapat menekan angka kehamilan hingga 99% akurat. Tetapi, Pil Kontrasepsi Darurat tidak bisa menggantikan metode kontrasepsi regular, hanya disarankan digunakan untuk keadaan darurat dan bila kontrasepsi regular belum bekerja secara efektif.

Alasan Menyediakan Pil Kontrasepsi Darurat di Rumah

Salah satu cara mencegah kehamilan bisa dilakukan dengan mengkonsumsi pil kontrasepsi darurat. Tujuan utamanya memang untuk menekan potensi hamil saat pasangan suami istri rutin melakukan hubungan intim. Alasan utama setiap pasangan rumah tangga harus menyediakan pil kontrasepsi antara lain:

Belum Menemukan Kontrasepsi yang Sesuai

Dewasa ini setiap pasangan berumah tangga pasti selalu disibukkan dengan pekerjaan. Bahkan dari aktifitas inilah kedua belah pihak belum mampu menemukan jenis kontrasepsi mana yang akan di gunakan. Itulah kenapa harus ada obat pencegah kehamilan. Dengan mengkonsumsinya mungkin akan bisa di fungsikan sebagai pencegah yang tepat supaya tidak kebobolan kembali. Meski tidak boleh dikonsumsi berlebihan namun terbukti efektif digunakan.

Kontrasepsi Reguler Belum Efektif

Sejauh ini pemakaian alat kontrasepsi reguler memang sepenuhnya belum aman digunakan. Dengan adanya pil kontrasepsi inilah fungsi dari alat pengaman pun menjadi lebih bisa dimaksimalkan. Apalagi bagi pasangan yang sering lupa menggunakan kondom. Tentu dengan rutin minum pil kontrasepsi kehamilan diluar rencana pun bisa ditekan.

Melewatkan Suntik KB

Biasanya sebagian besar wanita lebih percaya menggunakan jenis kontrasepsi suntik KB. Namun yang paling beresiko adalah terlewatkannya jadwal suntik KB. Untuk menanggulangi risiko itulah kenapa mengkonsumsi pil kontrasepsi darurat sangat dianjurkan.

Meminumkan Resiko Kecelakaan

Menyediakan kondom di rumah memang sangat bagus untuk mencegah resiko kehamilan. Tetapi seringkali juga pasangan lupa mengecek tanggal kadaluarsa ataupun kondisi kondom apakah rusak ataupun tidak. Jika ada kebocoran tentu saja resiko kehamilan pun tidak dapat dipungkiri. Makanya mengkonsumsi pil kontrasepsi darurat bisa digunakan juga sebagai perlindungan tambahan saat berhubungan intim.

4 Cara Mencegah Kehamilan Secara Efektif

Bukan hanya memakai Andalan Postpil yang terbukti menjadi solusi dan cara mencegah kehamilan terbaik saat ini. Sebagai pasangan suami istri, terdapat juga pilihan lain yang juga begitu efektif untuk menunda kehamilan sesuai dengan tujuan perencanaan keluarga, apakah ingin menunda atau menjarangkan kehamilan. Sejumlah cara yang bisa digunakan antara lain:

Mengkonsumsi Pil KB Secara Regular

Pil KB adalah kontrasepsi jangka pendek yang apabila dikonsumsi secara teratur efektif mencegah kehamilan hingga 99%. Ada berbagai jenis Pil KB yang bisa dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan. Bagi Ibu yang masih menyusui bisa menggunakan Pil KB Andalan Laktasi yang hanya mengandung satu hormone progesterone saja. Dan tersedia pula Pil KB Andalan FE dengan 2 hormon untuk wanita Aktif dengan kandungan zat besi (FE).

Memakai KB Implan

Pemakaian KB implan juga termasuk langkah yang efektif untuk mencegah kehamilan atau menjarangkan kehamilan hingga 3 tahun. KB implan Biasanya berupa batangan fleksibel yang dipasangkan di bagian kulit lengan atas para wanita. Benda seukuran korek api tersebut memang berfungsi sebagai pelepas hormon progestin.

Hormon tersebut memang mampu mengubah bagian dalam rahim sehingga muncul lendir pada serviks wanita. Lantai tersebut akan membatasi pergerakan sperma yang akan berenang menuju sel telur. KB implan sejauh ini dapat berfungsi secara efektif dalam kurun waktu 3 sampai 4 tahun.

Menurut pengalaman sebagian besar wanita pemakaian KB implan terbilang sangat efektif. Karena tingkat kegagalan yang yang dibuktikannya hanya 0,5 saja. Setelah implan tidak digunakan lagi, maka wanita akan bisa hamil kembali.

Pemakaian KB implan memiliki sejumlah efek samping yang seringkali membuat wanita jarang memilihnya. Karena pada fase 1 tahun pertama, membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Itulah mengapa alat kontrasepsi satu ini sangat jarang dipilih.

Menggunakan KB Suntik

KB suntik juga menjadi salah satu solusi untuk mencegah kehamilan. Kerjanya adalah menyuntikkan sejumlah dosis hormon progestin pada bagian lengan atas dan bokong wanita. Biasanya untuk pemakaian KB suntik harus rutin dijalankan 3 bulan sekali.

Tujuan utama melakukan penyuntikan hormon progestin adalah merangsang timbulnya lendir pada serviks wanita. Itulah mengapa sel sperma yang masuk ke ke dalam rahim akan sulit membuahi sel telur. Pemakaian yang paling efektif adalah 7 hari setelah selesai menstruasi.

Namun pemakaian KB suntik juga memiliki efek samping. Karena jika digunakan secara rutin juga akan membuat fase menstruasi menjadi kacau. Pemakaian yang terus-menerus juga menimbulkan efek pengeroposan tulang atau osteoporosis.

KB Steril

Cara mencegah kehamilan berikutnya yaitu melakukan KB steril. Selama ini KB steril juga dapat digunakan pada wanita dan juga pria. Sehingga tinggal kesepakatan diantara dua pihak, pasangan mana salah satu yang akan menjalani program KB steril.

Bagi wanita, program sterilisasi memang bertujuan untuk menghentikan produksi sel telur supaya tidak menuju rahim dan terjadi proses pembuahan disana. Meskipun rutin melakukan hubungan seksual, wanita tidak akan mungkin bisa hamil kembali. Karena sifatnya permanen tentu saja para wanita juga harus memikirkannya secara matang pada proses sterilisasi ini.

Sedangkan proses KB steril pada pria biasanya disebut dengan vasektomi. Sistem yang bekerja pada kB ini adalah mencegah sperma keluar melalui penis. Sehingga pada saat ejakulasi seorang pria tidak akan meninggalkan sedikitpun air mani.

Memasang IUD

Usaha untuk mencegah kehamilan berikutnya yaitu menggunakan KB IUD (intrauterine device). Merupakan alat dari bahan dasar plastik ataupun yang bentuknya seperti huruf T. Alat ini akan dipasangkan pada bagian rahim wanita. Untuk memasangnya pun juga harus berkonsultasi ke dokter ataupun bidan.

Pada IUD janis tembaga, kontrasepsi ini mampu bekerja menunda kehamilan hingga 10 sampai 12 tahun. Sedangkan IUD hormonal bisa berfungsi sebagai penunda kehamilan dalam kurun waktu 3 sampai 5 tahun.

Dua jenis IUD ini memang bisa secara maksimal mencegah kehamilan pada wanita. Karena dengan pemasangannya di rahim tentunya akan membatasi pergerakan sperma untuk membuahi sel telur. Bahkan tingkat keakuratan menjaga kehamilan mencapai 99% aman.

Menggunakan IUD sebaiknya setelah wanita sudah melahirkan. Karena pada posisi ini kondisi rahim sudah melebar sehingga pemasangannya pun tidak akan terasa sakit. Sangat berbeda jika wanita belum melahirkan, rahim masih dalam posisi sempit sehingga akan menimbulkan rasa sakit.

Sisi positif pemakaian KB IUD adalah bisa dilepas sesuai keinginan pemakainya. Jadi setelah IUD dilepas, kemungkinan wanita untuk hamil kembali pun sangatlah besar. Dari sejumlah alat kontrasepsi, IUD memang terbukti sangat efektif untuk mencegah kehamilan.

Itulah sejumlah cara mencegah kehamilan dan juga penjelasan lengkap mengenai efek samping yang akan ditimbulkan setelah pemakaiannya. Meskipun anda adalah pasangan suami istri melakukan hubungan intim, dengan memilih salah satu alat kontrasepsi yang aman tentunya dapat mengatur masuk kehamilan. Dan yang paling penting adalah melakukan konsultasi lebih dulu bersama dokter atau bidan yang sudah menangani anda. Semoga bermanfaat!

Berita & Artikel Lain

PRODUK TERKAIT

Berita & Artikel Lain